Introspeksi diri (agar hubunganmu denganNya terjaga)

Rasuulullaah bersabda:

منْ أرادَ أن يعلمَ مالهُ عندَ اللهِ فلينظرْ ما للهِ عندهُ

Barangsiapa yang ingin mengetahui kedudukannya disisi Allaah, maka hendaknya ia melihat kedudukan Allaah disisinya…

(HR Abu Nu’aim, [silsilah ash shahiihah no. 2310])

Maka jangan sampai HAWA NAFSU kita mendapat tempat yang paling tinggi, paling mulia, dan paling utama dalam diri kita… mengalahkan kedudukanNya, padahal Dia Maha Tinggi, Maha Mulia yang lebih patut diutamakan dari apapun jua…

Ingatlah Allaah berfirman:

وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمَاوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ

Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya.

(az Zumar: 67)

Allaah berfirman:

لِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ

Bagi yang takut akan maqam Rabb-nya… dua surga…

(ar rahmaan: 46)

Adakah kita hendak menyerupai kaum kuffaar/musyrikiin/munaafiqiin yang mana hawa nafsu LEBIH DIAGUNGKAN daripada Allaah?

Ataukah kita mengikuti para nabi, shiddiqiin, syuhada, serta shalihiin… yang mengagungkanNya diatas hawa nafsu mereka?

Senantiasa seseorang mengingat ini… Maka ia akan terus menjaga hubungannya dengan Allaah… Dan ia akan kembali kepadaNya setelah tahu betapa jauhnya dirinya denganNya… dengan memperbanyak istighfar, dan terus memperbaiki serta memperbanyak amalannya…

Semoga bermanfaat

Leave a Reply


five + = 14